Tampilkan postingan dengan label Gambar Teknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gambar Teknik. Tampilkan semua postingan

Cara-Cara Proyeksi Pada Gambar Teknik

Posted by Iyan Supriyadi Rabu, 20 Februari 2013 0 komentar
Pada gambar teknik mesin, teristimewa pada gambar kerja dipergunakan cara proyeksi. Bidang-bidang proyeksi yang paling banyak dipergunakan adalah bidang horizontal dan bidang vertikal, seperti terlihat pada gambar dibawah ini !! 
Bidang koordinat utama dan kwadran-kwadran

Baca Selengkapnya ....

Cara - cara membuat gambar potongan ( 1 )

Posted by Iyan Supriyadi Senin, 18 Februari 2013 0 komentar
Ada beberapa aturan dan cara dalam menyajikan gambar potongan, maka pada kesempatan kali ini saya coba untuk menulis dan membahas tentang hal tersebut.
  1.  Potongan dalam satu bidang.
  • Potongan oleh bidang potong melalui garis sumbu dasar.
Jika bidang potong melalui garis sumbu dasar, pada umumnya garis potongnya dan tanda - tandanya tidak perlu dijelaskan pada gambar. Foto demikian disebut potongan utama. 
  • Potongan yang tidak melalui sumbu dasar.
Jika diperlukan potongan yang melalui sumbu dasar, letak bidang potongnya harus dijelaskan pada garis potongnya. 

   2.   Potongan oleh lebih dari satu bidang.
  • Potongan meloncat


Baca Selengkapnya ....

Cara Memberi Ukuran Dimensi Linear

Posted by Iyan Supriyadi Minggu, 06 Januari 2013 0 komentar
Pada dasarnya ukuran - ukuran linear harus diperinci dengan garis bantu, garis ukur dan angka ukur untuk menunjukan dan menjelaskan bagian yang di ukur serta besarnya ukuran tersebut. Hal ini dimaksudkan agar tidak menjadi perbedaan pemahaman bagi orang lain yang membaca gambar tersebut. 


Baca Selengkapnya ....

Pemahaman Gambar Proyeksi.

Posted by Iyan Supriyadi Selasa, 01 Januari 2013 0 komentar
Untuk menyajikan sebuah gambar benda 3D pada sebuah bidang 2D dipergunakan cara proyeksi. Pada gambar dibawah ini diperlihatkan tiga buah titik A, B, dan C, dan di antaranya terdapat sebuah bidang datar P. Jika titik A dihubungkan dengan titik- titik B dan C oleh garis - garis lurus, maka bidang P akan dipotong oleh garis AB di D dan AC di E. Titik - titik D dan E pada bidang P disebut proyeksi dari titik A.Garis lurus AB dan AC disebut garis proyeksi, bidang P disebut bidang proyeksi dan titik A disebut titik penglihatan.
Proyeksi

Baca Selengkapnya ....

Aturan Menggambar Benda Potongan ( Irisan )

Posted by Iyan Supriyadi Selasa, 20 November 2012 1 komentar
Dalam menggambar sebuah benda ke bidang 2D di tetapkan pula aturan - aturan yang berlaku secara internasional. Salah satu nya adalah aturan untuk menggambar sebuah benda potongan atau irisan. Tidak jarang ditemui benda-benda dengan rongga-rongga di dalamnya. Untuk menggambarkan bagian - bagian ini dipergunakan garis gores, yang menyatakan garis tersembunyi. Jika hal ini di laksanakan secara taat asas, maka akan menghasilkan sebuah gambar yang rumit sekali, dan susah di mengerti. Bayangkan jika sebuah roda gigi harus di gambar secara lengkap ! Untuk mendapatkan gambaran dari bagian - bagian yang tersembunyi ini, maka bagian yang menutupi di buang. Gambar demikian disebut gambar potongan, atau disingkat dengan potongan.
Gambar di bawah ini memperlihatkan sebuah benda dengan yang tidak kelihatan. Bagian ini dapat di nyatakan dengan garis gores. Jika benda ini terpotong maka bentuk dalamnya akan lebih jelas lagi.  Dalam hal-hal tertentu bagian bagian - bagian yang terletak di belakang potongan ini, tidak perlu digambar. Hanya jika bagian ini diperlukan, maka bagian di belakang potongan ini digambar dengan garis gores.

Baca Selengkapnya ....

Facebook Page

trikmudahseo.blogspot.com support www.evafashionstore.com - Original design by Bamz | Copyright of Teknik AutoCAD.

Label

Recent Coment